REVA

JKT40 revalina-din1

Revalina S Temat belakangan ini sering tampil dalam film religi. Setelah sukses di film ’’Perempuan Berkalung Sorban’’ (2009) dan ’’Hijrah Cinta’’ (2014), pada akhir Desember 2014 kembali berakting di film religi. Judulnya ’’Assalamualaikum Beijing’’. Di film ini, Reva, begitu biasa ia disapa, lagi-lagi tampil sebagai perempuan berjilbab.
“Assalamualaikum Beijing” diangkat dari novel karya Asma Nadia dengan judul sama. Film yang disutradarai Guntur Soeharjanto ini mengisahkan percintaan Asmara (Revalina S. Temat). Sehari sebelum pernikahan, kekasihnya Dewa (Ibnu Jamil), ternyata berselingkuh dengan teman sekantornya, Anita (Cynthia Ramlan). Walau Dewa memohon agar pernikahan tetap dilanjutkan, Asma terlanjur patah hati. Terlebih Anita ternyata hamil.
Bagaimana kelanjutan kisahnya? Silakan baca novelnya atau tonton filmnya yang diputar perdana pada 30 Desember hahaha….
Saya memang tidak mau bercerita seperti apa akhir perjalanan cinta Asma. Reva kembali ke Dewa atau dapat kekasih baru? Kabarnya sih, ini bocoran dikit ya, di Beijing Asma membuka hati kepada Zhongwen (Morgan Oey), lelaki tampan yang memperkenalkan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan. Terus, Asma akhirnya nikah sama dia? Loh, jangan tanya, saya kan nggak mau cerita hehehe….
Begini. Saya itu mau menulis khusus tentang Reva. Bukan soal dia mau nikah dengan pengusaha itu loh ya? Nanti malah bikin hati kalian para jomblowans sakit hati aja kan?
Saya cuma ingin mengatakan bahwa tepat sekali artis kelahiran Jakarta, 26 November 1985, ini main di film religi. Soal akting, salah satu artis idola saya ini barangkali tak perlu diragukan lagi. Pada 2009, lewat film ’’Perempuan Berkalung Sorban’’, dia mendapat nominasi Penghargaan FFI untuk pemeran utama wanita terbaik di Festival Film Indonesia 2009. Selain itu, lewat film serupa, dia terpilih sebagai aktris terfavorit Indonesian Movie Awards 2009.
Tapi saya di sini juga tidak ingin mengupas lebih jauh soal kemampuan akting gadis berzodiak Sagitarius ini. Saya cuma bertanya-tanya kenapa Reva yang dipilih di film religi ini? Bukan kah di luar akting Reva tidak berjilbab? Bukan kah kesehariannya tidak berhijab?
Kenapa yang dipilih bukan artis yang memang aslinya berjilbab? Ya, sebut saja Zaskia Adya Mecca, Nuri Maulida, Zaskia Sungkar, Shireen Sungkar, Dewi Sandra yang telah bermain di film religi ’’99 Cahaya di Langit Eropa’’, Oki Setiana Dewi di film religi ’’Ketika Cinta Bertasbih’’, atau Meyda Sefira di film ’’Ketika Cinta Bertasbih’’ dan ’’Cinta Suci Zahrana’’? Kenapa bukan mereka? Kenapa tidak dipilih mereka?
Mungkin pertimbangannya Reva terlihat lebih cantik dan anggun ketika berjilbab. Punya aura, kharisma, dan berkarakter. Atau ada pertimbangan profesional lain saya tidak tahu. Tanyakan saja ke tim casting film, ke sutradara, atau mungkin ada intervensi dari penulis skenario.
Kalau saya sih tidak mau bertanya, wong filmnya sudah mau tayang kok? Hehe…Saya hanya ingin menyampaikan bahwa seringkali saya, kami, kita, rakyat Indonesia ini sulit membedakan mana dunia peran dan dunia nyata. Mana itu pencitraan yang diproduksi secara terus menerus melalui ’’mesin wacana’’ dan mana realitas sesungguhnya.
Hal itu wajar karena dunia peran itu dibuat sedemikian apiknya. Kita dibuat larut di dalamnya. Kalau ceritanya sedih kita ikut menangis. Kalau ceritanya gembira kita ikut tertawa. Kalau ceritanya menakutkan kita ikut merinding. Kalau ceritanya inspiratif kita ikut termotivasi dan sebagainya. Kita serasa terlibat di film itu. Seolah-olah nyata, padahal itu hanya akting.
’’Realitas seolah-olah’’ itu makin kuat ketika didukung pemain watak andal dan plastik material oke. Ketika memerankan sosok petani misalnya. Untuk meyakinkan penampilannya, ia harus pakai baju petani, topi petani, bawa cangkul, dan ikut belepotan lumpur ketika membajak atau menanam di sawah.
Karena itu, agar bisa membedakan mana dunia akting dan dunia nyata, ketika filmnya usai kita jangan berdiam diri di studio terus. Nanti diusir. Segeralah keluar, karena studio akan dipakai untuk pemutaran film berikutnya. (*)

~ by ariyanto on 27 December 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: