Natal

Karyawan di sebuah perusahaan percetakan, “Mahameru Printing”, bersuka cita setiap Natal tiba. Mereka saling mengucapkan selamat merayakan Hari Natal satu dengan lainnya.

Saya menggunakan kata saling karena memang ada hubungan resiprokal. Hubungan timbal balik, seperti suami-istri berciuman. Tidak cinta bertepuk sebelah bibir. Satu menepuk bibir, bibir lainnya tidak membalas hahaha….
Loh, memang semua karyawannya Nasrani?

Ya tidak semua sih. Yang Nasrani hanya 20 persen. Sisanya muslim. Kok, muslim juga ikut merayakan Natal?

Bagi karyawan “Mahameru Printing”, Natal itu milik semua karyawan, apa pun agamanya. Bagi mereka, Natal itu sungguh menggembirakan. Ada tiga kegembiraan: dapat bonus tahunan, disediakan nasi kotak pada 25 Desember, dan dapat jatah libur tanggal merah 1 hari sebagai ganti bagi karyawan yang masuk kerja di tanggal merah.
Tiga kegembiraan itu tentu saja di luar pesta diskon besar-besaran yang diobral di pusat-pusat perbelanjaan.

“Selamat Natal Mar ya?” kata Ridwan kepada Maria yang beragama Kristen sembari menjabat tangannya.

“Selamat Natal juga Wan. Lu ngerayain Natal di mana?” tanya Maria yang kelahiran Jakarta ini.

“Aku pulang kampung ke Boyolali, sekalian ngambil sisa cuti tahunan,” jawab Ridwan.

“Di kampung jangan ikut kebaktian lo ya, biar gue aja,” canda Maria.

“Haha…nggak la yauwww,” jawab Ridwan.

“Kalau gue masuk kerja aja, enak dapet nasi kotak wkwkwk,” Maria tertawa ngakak. “Jatah liburku aku rapel ama Tahun Baru aja, aku pake mendaki ke Rinjani yang eksotik itu,” lanjut Maria.

“Terserah Lu deh. Yang penting pastiin bonus Natal cair ya,” canda Ridwan.

Bagi keduanya, Natal hanyalah peristiwa kultural. Tak ada kaitannya dengan ritual atau keyakinan keagamaan. Masing-masing teguh dengan keimanannya. Mereka juga saling menghargai dan menghormati kepercayaan dan keyakinan masing-masing, tanpa masuk ke wilayah ritual peribadatan. Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Itu lah makna toleransi bagi mereka.

Karyawan “Mahameru Printing” sebenarnya tak hanya merayakan Natal, tapi juga Lebaran atau Idul Fitri. Hari raya umat Islam. Perayaannya juga ada tiga.

Pertama, dapat THR dua kali gaji yang diberikan dua minggu sebelum Lebaran. Semua karyawan dapat, tak peduli agamanya apa.

Kedua, jatah libur Lebaran satu minggu. Semua karyawan juga dapat libur, tak peduli agamanya apa. Liburnya dibagi dua gelombang, karena percetakan tetap beroperasi meski hari libur.

Ketiga, nasi kotak. Istimewanya, selama puasa satu bulan penuh, perusahaan percetakan yang namanya diambil dari nama puncak Semeru tapi berkantor di Gunung Sahari, Jakut, ini juga menyediakan menu takjil dan berbuka. Seluruh karyawan dapat, tak peduli agamanya apa.
Perayaan Natal dan Lebaran di kantor yang seluruh karyawannya diwajibkan mendaki “Mahameru” ini memang spesial.

Namun demikian, hari-hari libur nasional lainnya juga istimewa. Tetap dapat jatah libur tanggal merah satu hari sebagai ganti masuk kerja di tanggal merah, juga tetap dapat nasi kotak. Tapi soal bonus dan THR tetap setahun sekali.

Bagi karyawan “Mahameru Printing”, merayakan Natal tak ada bedanya dengan perayaan Lebaran, atau hari-hari besar agama lain. Mengucapkan selamat merayakan hari Natal juga tak ada bedanya dengan mengucapkan selamat Hari Pahlawan, Hari Ibu, Hari Buruh, Hari Pers, Hari Kartini, dan sebagainya.

Bedanya, jika hari yang dirayakan tadi bukan tanggal merah, berarti karyawan tidak dapat jatah libur dan nasi kotak. Masuk kerja normal, seperti hari-hari biasa.

Selamat Hari Natal bagi yang merayakannya. Saya merayakannya dalam konteks bonus saja: bonus nasi kotak, eh bonus Natal, eh bonus libur tanggal merah. (*)

~ by ariyanto on 23 December 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: