Air Terjun Tak Bersuara

Ini fakta! Bukan fiksi. Air terjun setinggi delapan meter ini tidak menimbulkan suara. Senyap. Sunyi. Sepi.

Air tidak berterbangan ke mana-mana terkena tamparan angin. Kita bisa duduk di sekelilingnya, tanpa khawatir baju basah. Kita juga bisa asyik ngobrol, tanpa harus berteriak untuk mengimbangi suara air yang berdebum. Kita juga tak perlu memakai jaket, karena hawa di sekitar air terjun ini tidak begitu dingin.

’’Khayal!’’ begitu kata mereka yang biasa mengunjungi air terjun.
’’Ngarang!’’ begitu ujar para pecinta alam.
’’Ngaco!’’ begitu tutur para pendaki.

Tidak salah mereka bilang, ’’khayal!’’
Bisa dipahami mereka berujar, ’’ngarang!’’
Bisa dimaklumi mereka bertutur, ’’ngaco!’’

Pernah ke Air Terjun Sipiso-piso (Karo, Sumut)? Pernah ke Air terjun Temam (Lubuklinggau, Sumsel)? Pernah ke Air Terjun Grojogan Sewu (Karanganyar, Jateng)? Pernah ke Air Terjun Madakaripura (Probolinggo, Jatim)? Atau ke Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep (Lombok Utara, NTB) yang sangat memikat itu?

Semua air terjun itu menimbulkan suara bergemuruh karena airnya sangat deras.

Atau coba saja mengunjungi air terjun yang tidak terlalu jauh dari Jakarta. Misalnya ke Curug Cilember, Curug Nangka, Curug Bidadari, Curug Ngumpet, atau Curug Cibeureum (Bogor). Semua air terjun itu juga mengeluarkan suara berdebum dahsyat, sehingga ada perasaan kita ini ternyata kecil di hadapannya. Memang begitulah sifat air terjun. Di mana saja begitu.

IMG00039-20141216-1659

Tapi, sekali lagi, air terjun (bahasa Sunda disebut curug) yang satu ini ada pengecualian. Lokasinya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Loh, emang ada air terjun di pinggiran Jakarta? Ada. Lokasinya di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall. Hah, di dalam mal?

Air terjun tak bersuara di dalam mal jadi daya pikat.

Air terjun tak bersuara di dalam mal jadi daya pikat.

Ya, di dalam mal! Kalau Anda masuk dari North Gate (Pintu Utara), Anda jalan terus saja sampai ketemu kolam. Kira-kira 30 meter. Nah, di kolam itu lah tumpahan air terjun.

Setibanya di kolam, menoleh lah ke kanan, lalu mendongaklah perlahan-lahan. Ikuti aliran airnya, terus ikuti, ikuti, dan telanjangi ia sampai ujungnya. Bentuk air terjunnya mirip dua air terjun yang mengapit Universitas Kutu Buku di film kartun ’’Big Zero 6’’.

Atrium mal dilengkapi lift yang menghubungkan lantai 2 dan 3 sekaligus.

Atrium mal dilengkapi lift yang menghubungkan lantai 2 dan 3 sekaligus.

Tuh, benar kan air terjunnya tidak bersuara? Kalau masih nggak percaya juga, tamparlah pipi sekeras-kerasnya, sekadar memastikan tidak sedang bermimpi. Tampar lebih keras lagi, lebih keras lagi, lebih keras lagi, supaya benar-benar yakin dengan apa yang dilihat.

Kafe-kafe terbuka di depan Pintu Timur menawarkan suasana lebih rileks.

Kafe-kafe terbuka di depan Pintu Timur menawarkan suasana lebih rileks.

Kalau merasa tamparannya sudah keras dan pipi sudah lebam-lebam, sementara air terjun tetap tak bersuara, itu artinya memang sedang tidak bermimpi. Tidak ada yang salah dengan pancaindera. Indera penglihatan dan pendengaran tidak sedang rusak. Normal.

Air itu tumpah dari lantai tiga, lantai teratas mal itu. Tidak terlalu deras, juga tidak terlalu lemah. Sedang. Lalu, air itu melewati trap-trap semacam ’’ram-raman’’ lembaran ventilasi udara berwarna silver memanjang hingga tumpah di kolam yang berada di lantai satu itu. Tampak gelombang air bergerak mengarak tak beraturan namun indah mengikuti lekuk-lekuk aluminium berlubang kecil selebar 1 sentimeter.

Taman indah dilengkapi kolam ikan hias menawarkan keasyikan tersendiri.

Taman indah dilengkapi kolam ikan hias menawarkan keasyikan tersendiri.

Kalau masih tidak yakin itu air terjun, mencebur lah ke kolam. Mandi lah di bawah air terjun itu, sekadar untuk mengonfirmasi kebenarannya. Rasakan airnya benar-benar menyentuh kulit. Tapi, cara terakhir ini jangan dipraktikkan, bisa ditangkap sekuriti.

Entah teknologi apa yang dipakai untuk meredam suara air terjun ini. Entah rekayasa apa untuk membuat air terjun sesunyi ini. Jangan pula tanya supplier-nya darimana atau belinya di mana. Nikmati saja.

IMG00032-20141216-1654

Rasa-rasanya, air terjun sunyi di dalam mal ini satu-satunya di Indonesia. Meski baru berusia satu tahun pada 18 Desember 2014, berbagai fasilitas, kreasi dan inovasinya, mal ini akan mampu mengalahkan mal-mal ’’seniornya’’ seperti Pondok Indah Mall, Plasa Senayan, Senayan City, dan Grand Indonesia dengan grade A.

Tak hanya air terjun sunyi . Mal ini juga punya kreasi lain seperti Green Wall Garden yang menempel di sekeliling mal. Jutaan tanaman hias ini ditata apik, dengan media tanam yang memeluk hangat dinding. Jangan tanya bagaimana cara menanamnya. Jangan pula tanya bagaimana merawatnya. Nikmati saja.

Tak hanya Green Wall Garden. Di depan East Gate (Pintu Timur) mal juga tersedia kolam-kolam yang dipenuhi berbagai ikan hias, taman-taman indah, dan arena bermain lengkap dengan tempat duduk di setiap sudut dan jogging track.

Anak-anak bersuka cita menyaksikan ikain koi di kolam.

Anak-anak bersuka cita menyaksikan ikain koi di kolam.

Singkat kata, mal ini sungguh mengagumkan. Tapi, ada satu hal yang membuat kemolekan mal ini kurang sempurna: tak ada toko bukunya!

IMG00034-20141216-1656

Bagi pencinta buku yang hobi kuliner, mal tanpa toko buku ibarat sayuran tanpa bumbu.

Bagi penggila buku yang golfer, mal tanpa toko buku ibarat bermain golf tanpa caddy.

Bagi pembalap yang maniak buku, mal tanpa toko buku ibarat arena balap tanpa umbrella girl.

Bagi pendaki yang keranjingan buku, mal tanpa toko buku ibarat mendaki tanpa bawa logistik.

Jadi, segera lah dilengkapi toko buku, sebelum anak alay mengibaratkan mal tanpa toko buku seperti ngapel ke rumah pacar tapi yang nemuin justru bapaknya. Pengennya buru-buru ngaciiirr… (*)

IMG00037-20141216-1658

~ by ariyanto on 18 December 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: