Kejutan-Kejutan ketika Irman Gusman Kunker ke Papua Barat

 

Diajak Lari dari Hotel sampai Depan Pesawat   

 

Gambar

Rasanya, baru kali ini ada ketua lembaga negara mau ’’dikerjain’’. Bayangkan saja, siang-siang, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Irman Gusman diarak warga Papua dan diajak berlari dari hotel tempat acara hingga depan pintu pesawat yang akan dinaikinya. Serunya, Irman pun mengiyakan saja.

Matahari nyaris tepat berada di atas kepala ketika Irman Gusman lari siang dan diarak para penari asal Papua, (3 Mei 2013). Mengenakan batik lengan panjang bermotif merak cokelat kombinasi putih, celana panjang hitam, dan pantovel hitam, Irman tampak semangat berlari. Start dari Hotel JE Meridien, Jalan Basuki Rahmat, Kota Sorong, menuju bandara. Tak lupa memakai ’’aksesoris’’ khas Papua Barat berupa mahkota burung cendrawasih, koba-koba (pelindung), dan noken (tas khas Papua). Ya, Irman memang berlari mengenakan pakaian rapi karena ’’lari siang’’ itu sebenarnya tidak dijadwal alias spontanitas.

Kedua tangan Irman digamit dua penari manis berpakaian merah sedada. Di depannya dua cewek penari dan tiga cowok penari juga mengenakan baju adat. Ketujuh penari itu berlari tanpa alas kaki di atas aspal yang menyengat.

Di belakang Irman, puluhan warga Papua Barat turut berlari mengikuti, diiringi alunan musik khas Papua. Seruling dan jenis musik lainnya. Sama, mereka juga tidak mamakai alas kaki. Nah, menariknya, sejumlah pengendara yang kebetulan melintas, ada yang turun dari kendaraan dan ikut mengarak. Tak ayal, arak-arakan itu mengundang perhatian pengendara yang kebetulan melintas.

Meski terik matahari serasa menembus ubun-ubun, Irman tampak antusias. Keringat deras pun mengucur. Hotel JE Meridien memang terletak tepat di depan Bandara Domine Eduard Osok. Namun demikian, jaraknya lumayan jauh karena harus berlari memutar. Kurang lebih berjarak 2 kilometer. Pukul 11.00 WITA, Irman tiba di bandara setelah berlari selama 15 menit. Senator asal Sumatera Barat itu masuk VIP room dan langsung menuju pesawat.

Tak disangka, ketika hendak naik mobil menuju Sriwijaya Air, rombongan penari dan warga Papua tadi ingin mengaraknya kembali. Apakah lari lagi? Iya, lari lagi. Irman pun oke-oke saja dan meladeni dengan senang hati. Mereka pun berlari menuju pesawat yang berjarak sekitar 1,5 kilometer itu. Irman tak kuasa menahan keharuannya ketika diarak hingga di depan pintu pesawat.

Menurut anggota DPD RI Papua Barat Martin Kombong, orang yang diantar dan diarak hingga bandara, apalagi sampai pesawat, merupakan bentuk apresiasi dan harapan yang sangat besar. Filosofinya, berburu sama-sama, makan sama-sama. Kalau orang berburu sendiri, itu berarti untuk kepentingan sendiri. Jadi, di sini ada kebersamaan dan kepercayaan. ’’Warga Papua berharap Pak Irman bisa memperjuangkan nasib mereka dan ingin kelak Pak Irman bisa datang kembali,’’ kata Martin. ’’Setahu saya, belum ada pejabat negara yang diarak semacam ini sebelumnya,’’ lanjut dia.

Sebelum diarak, anggota DPD RI bersama empat kepala suku, tokoh Papua, tokoh perempuan, dan mahasiswa meminta Irman menjadi Capres pada 2014 di Ballroom JE Meridien. Mereka juga mendeklarasikan Irman Gusman sebagai Calon Presiden Periode 2014-2019.

Anggota DPD Papua Barat Ishak Mandacan mengatakan, saat ini masih sedikit elite yang peduli terhadap persoalan daerah apalagi kawasan timur Indonesia, khususnya Papua. Padahal kondisi di daerah tersebut masih banyak yang tertinggal baik dari sisi pembangunan infrastruktur, kesehatan, maupun pendidikan. “Beruntung, kita memiliki ketua DPD yang konsern dan fokus untuk memperjuangkan aspirasi daerah.

Karena itu, kami meminta Irman Gusman untuk terus tampil dan maju dalam pemilihan presiden mendatang. Kami warga Papua siap mendukung dan menyukseskannya,” kata Ishak dalam Deklarasi Dukungan Pencalonan Presiden terhadap Irman. Acara ini juga dihadiri anggota DPD Papua Barat Wahidin Ismail, Sofia Maipauw, Martin Kombong, anggota DPD Papua Paulus Sumino, tokoh adat Rudolf Jusuf Warinussy, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan ratusan warga Sorong.
Pada kesempatan itu masyarakat dan tokoh adat memberikan mahkota burung cendrawasih dan noken kepada Irman. ’’Pemberian mahkota cendrawasih sebagai simbol bahwa Irman merupakan sosok panglima perang dalam tradisi Papua. Sedangkan noken (tas khas Papua) menunjukkan Irman sebagai sosok yang selalu menampung aspirasi,” kata Ketua Lembaga Adat Papua Barat Rudolf Jusuf Warinussy.

Kehadiran Irman Gusman ke Papua Barat sebenarnya untuk memperingati Gebyar 50 Tahun Kembalinya Irian Barat (Papua) ke pangkuan NKRI. Dalam acara tersebut Irman bersama Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari, Menpora KRMT Roy Suryo, dan sejumlah pakar sejarah menjadi pembicara terkait evaluasi 50 tahun Papua kembali ke NKRI.

Irman mengungkapkan, beberapa waktu lalu dirinya memang telah ditawari langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga ketua umum Partai Demokrat untuk ikut konvensi capres. Tentunya tawaran tersebut patut diapresiasi dan langkah itu menunjukkan bahwa parpol saat ini butuh tokoh alternatif.

’’Kami akan pertimbangkan ikut konvensi Partai Demokrat. Kita lihat saja nanti aturan mainnya,’’ ucapnya.

Terkait deklarasi capres, Irman sangat terkejut. ’’Saya tidak tahu acaranya seperti ini (Deklarasi Capres). Tapi dengan pemberian kehormatan ini, akan saya jawab dengan tanggung jawab dengan memajukan Indonesia, khususnya Papua,’’ jawab Irman.
Dalam rangkaian kegiatan di Papua Barat, Irman juga mendapat kejutan lainnya. Ketika diundang dalam silaturahim dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota dan Kabupaten Ssorong, sesepuh IKM yang sudah merantau 47 tahun di Sorong, Alamsyah, juga meminta Irman maju sebagai capres. ’’Menteri sudah banyak yang dari Minang, tinggal Presiden yang belum,’’ kata dia diikuti tawa dan tepuk tangan. Ketua Ikatan Keluarga Minang Kota dan Kabupaten Sorong Darwis Pakih Maulana juga memberikan dukungan serupa. (ariyanto)

Terbit di INDOPOS, 5 Mei 2013

~ by ariyanto on 6 May 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: