RI-Korea Sepakat Tingkatkan Ekonomi

Oleh Ariyanto

SEOUL-Pada 25-26 Maret 2010, telah diselenggarakan pertemuan kedua Joint Task Force on Economic Cooperation antara Republik Indonesia dan Republik Korea (JTF-EC RI-ROK). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Hatta Rajasa telah memimpin sekitar 160 anggota Delegasi Indonesia pada pertemuan tersebut. Sedangkan delegasi Korsel dipimpin oleh Menteri Ekonomi Pengetahuan Choi Kyung Hwan. Delegasi kedua negara terdiri atas pejabat pemerintahan dan juga pengusaha.
Pertemuan kedua ini telah membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di berbagai sektor. Pertemuan dibagi ke dalam delapan Kelompok Kerja (KK). Yaitu, KK Dukungan Kebijakan, KK Perdagangan dan Investasi, KK Energi dan Sumber Daya Mineral, KK Insfrastruktur dan Konstruksi, KK Teknologi Informasi, KK Industri Pertahanan, KK Kehutanan dan Pertanian, serta KK Riset dan Pengembangan.
Pertemuan delapan KK tersebut telah menghasilkan berbagai kesepakatan mengenai proyek-proyek baru dan menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan sebagai hasil kesepakatan JTF yang pertama di Indonesia pada 2007.
Hasil yang disepakati kedua negara antara lain kesepakatan untuk peningkatan hubungan perdagangan, eksplorasi minyak dan bahan bakar alternatif, pembaruan skema kerjasama pembangunan melalui hibah dan pinjaman lunak, pertukaran teknologi, pembangunan infrastruktur, penghijauan, kerjasama di bidang nuklir dan nano teknologi, serta pengembangan peralatan militer.
’’Kita puas terhadap kemajuan hubungan ekonomi bilateral kedua negara yang berlangsung selama ini. Kedua negara kembali berkomitmen untuk memperluas dan memperdalam cakupan serta memajukan proyek-proyek kerjasama pembangunan kedua negara. Pertemuan JTF berikutnya disepakati akan diselenggarakan di Indonesia pada tahun 2011,’’ kata Hatta Rajasa saat acara penandatanganan Nota Kesepahaman kedua negara, (26/3).
Pada kesempatan JTF kedua ini ditandatangani dua kesepakatan. Yaitu, Business Agreement on the Research Project to Assess Indonesian Shipbuilding Industry and Recommend Changes for Improvement yang ditandatangani pada saat pertemuan Kelompok Kerja, serta MOU tentang Kerjasama Standardisasi antara Badan Standardisasi Nasional kedua negara yang disaksikan langsung oleh kedua Menteri.
Dalam kesempatan kunjungan ke Seoul tersebut, Menko Perekonomian juga telah mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Korsel HE. Chung Un Chan. Dalam pertemuan tersebut baik Perdana Menteri Korsel maupun Menko Perekonomian memiliki kesamaan pandangan untuk peningkatan hubungan bilateral dengan mendorong kerjasama lebih erat people-to-people dan business-to-business.
Di tengah-tengah kegiatan JTF ke dua telah dilaksanakan pula Forum Bisnis Indonesia-Korea yang diselenggarakan bersama oleh KADIN dan KCCI (Korea Chambers of Commerce and Industry) yang dihadiri sekitar 200 pengusaha kedua negara. Dalam forum tersebut telah disampaikan peluang dan potensi investasi di Indonesia yang utamanya di sektor infrastruktur serta pertukaran informasi bisnis kedua negara di bidang green energy dan pengembangan kawasan berikat. (*)

INDOPOS, 29 Maret 2010

~ by ariyanto on 30 March 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: