Perusahaan Belum Ramah Ibu

Oleh
ARIYANTO

Meneg PP Minta
Bangun Pojok ASI

Perusahaan ternyata belum ramah terhadap ibu. Dari hasil kunjungan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) Linda Amalia Sari di PT Mandom Indonesia Tbk, (19/1/2010), terungkap bahwa ruang khusus menyusui masih belum disediakan. Padahal, berdasarkan Peraturan Bersama antara Meneg PP dan PA, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Menteri Kesehatan, perusahaan harus memfasilitasi ruang menyusui.
’’Apabila di perusahaan ini belum menerapkan, kami mohon kiranya perusahaan untuk memfasilitasi pembentukan ’’Pojok ASI’’,’’ pinta Linda kepada Direksi dan jajaran PT Mandom Indonesia saat mengunjungi perusahaan yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Timur, ini.
Lebih jauh Linda mengemukakan, peraturan bersama tentang peningkatan pemberian air susu ibu (ASI) selama waktu kerja di tempat kerja ini telah ditandatangani pada 22 Desember 2008 pada acara Puncak Peringatan Hari Ibu ke-80. Penandatanganan ini disaksikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
’’Peraturan bersama ini untuk memberikan kesempatan kepada pekerja perempuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anaknya. Gizi dan kekebalan anak juga akan meningkat,’’ terang Linda.
Namun, Wakil Presiden Direktur PT Mandom Indonesia Sastra Widjaya membantah kalau perusahaannya belum menyediakan ruang menyusui. ’’Bagi ibu yang ingin memerah ASI selama kerja dan menyimpan ASI, kita sudah menyiapkan lemari pendingin tiap lantai. Memerasnya bisa di toilet kering yang disediakan,’’ kata dia.
Pendapat berbeda dikemukakan Direktur Herman Saleh. Menurut dia, di perusahaannya memang belum menyediakan ruang khusus untuk menyusui. ’’Belum. Jujur saja kita belum tahu peraturan bersama tiga menteri ini. Kita akan menindaklanjuti peraturan ini,’’ ujar dia.
Seorang karyawati, Puji, sangat berharap ada ruang khusus menyusui. Sebab, ibu dua anak asal Kebumen, Jawa Tengah, ini masih memberikan ASI. ’’Berharapnya begitu. Selama ini kita memerah ASI di toilet baru dimasukkan ke pendingin. Saya inginnya menyusui langsung,’’ ujar perempuan yang sudah bekerja 12 tahun ini.
Jadi, ’’Pojok ASI’’ sangat penting. Apalagi di perusahaan yang mayoritas karyawannya perempuan seperti PT Mandom Indonesia. Menurut Presiden Direktur PT Mandom Indonesia Tatsuyoshi Kitamura, dari 3.846 total pegawai, 81 persennya perempuan.
Sementara itu, Linda akan terus menyosialisasikan peraturan bersama ini agar diketahui para pemilik perusahaan. ’’Mungkin kita akan faks peraturan ini ke perusahaan-perusahaan,’’ pungkas dia. (*)

INDOPOS, 20 Januari 2010

~ by ariyanto on 11 March 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: