Ketika Putri Minang Tinjau Gempa Padang

Oleh
ARIYANTO

Hati Linda Agum Gumelar bagai diiris ketika meninjau lokasi gempa di wilayah Sumatera Barat, Senin (26/10). Maklum, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP dan PA) ini kelahiran Nareh, Kota Pariaman, salah satu daerah paling parah terkena gempa. Apa saja yang dilakukan di sana?
——————————-
’’Anak-anak tetap belajar yang rajin ya?’’ pesan Linda Gumelar kepada siswa SD Negeri 11, Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang tengah belajar di tenda darurat. ’’Iya Buuu,’’ jawab anak-anak serempak.
’’Ibu Linda ini menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Beliau perempuan Minang. Kelahiran Pariaman sini,’’ kata Agung Laksono, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, memperkenalkan kepada para siswa. ’’Iya, saya dapat amanah untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak Indonesia,’’ tukas Linda sembari tersenyum.
Usai berdialog dengan anak-anak dan para guru, para siswa kemudian berebut mencium tangan Linda dan Agung Laksono. ’’Makasih ya Bu telah menengok kami,’’ kata seorang siswa. ’’Belajar yang rajin ya,’’ pesan Linda sambil mengusap rambut siswa tersebut.
Linda meninjau perkembangan terkini pascagempa berkekuatan 7,8 SR yang melanda wilayah tersebut bersama empat menteri terkait lainnya yang berada di bawah koordinasi Menko Kesra Agung Laksono. Mereka adalah Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Sosial Salim Segaf Al Juprie, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, dan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. Mereka tiba Bandara Internasional Minangkabau, Kota Padang, sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan pesawat Prime Air.
Setelah meninjau proses belajar mengajar yang dilakukan di tenda darurat, rombongan menteri melihat Masjid Raya Sungai Asam, Padang Pariaman, yang hancur. Dinding masjid tersebut roboh dan kini tinggal atapnya yang tersisa. Sejumlah relawan asal Sawah Lunto tampak sedang membersihkan puing-puing bangunan. ’’masjid ini sudah berusia 100 tahun,’’ kata seorang takmir masjid.
Kepada INDOPOS Linda mengemukakan, untuk memberikan terapi bagi korban gempa, dirinya telah mendirikan trauma healing yang didirikan di Kota Padang. ’’Ini untuk menghilangkan trauma bagi ibu-ibu dan anak-anak yang menjadi korban gempa,’’ kata Linda yang saat itu mengenakan kerudung putih.
Dengan melihat secara langsung dampak gempa, lanjut dia, dirinya bisa mengetahui kemungkinan program apa yang harus diberikan. ’’Kita tengah menyiapkan kemungkinan program pemberdayaan ekonomi,’’ ujar dia.
Kini, setelah terpilih dalam kabinet SBY, wanita kelahiran Bandung, 15 November 1951, itu menegaskan bahwa dirinya akan memprioritaskan pemberdayaan perempuan di pedesaan. Ini mengingat jumlah mereka lebih banyak bila dibandingkan jumlah perempuan di perkotaan. Di samping itu, kata dia, perempuan memerlukan peningkatan peran lebih jelas walau tidak melupakan peran perempuan di kota.
’’Kemampuan perempuan sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas untuk bisa menghadapi tantangan global, dan itu yang akan menjadi priortas saya,’’ ujar dia.
Wakil ketua ASEAN Woman Association itu memang sangat tenang dan tanpa beban ketika ditanya tentang program andalan yang menjadi prioritasnya dalam 100 hari ke depan. ’’Jawaban saya adalah kita bekerja keras di bidang pemberdayaan perempuan,’’ katanya usai sertijab menteri di Gedung Kementerian Meneg PP.
Istri mantan Menhub Jenderal (pur) Agum Gumelar itu kemudian berujar bahwa apa yang diterimanya adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. ’’Selain bersyukur, kita harus memiliki tanggung jawab besar untuk membuat bangsa ini lebih maju dan besar,’’ ujarnya. (*)

INDOPOS, 28 Oktober 2009

~ by ariyanto on 12 November 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: