Meraih Kesuksesan dengan Zen

Oleh

Ariyanto

’’Selamat siang. Apa kabar?’’ tanya Motivator No 1 Indonesia Andrie Wongso kepada peserta seminar spektakuler Liberating Happiness and Success With Zen (Meraih Kebahagiaan dan Kesuksesan dengan Zen) di Gedung BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Jakarta Pusat.

Ditanya begitu, ratusan peserta seminar yang memenuhi Auditorium Lt 3 tidak menjawab selamat siang, meski jarum jam menunjukkan pukul 13.30. Mereka secara serempak menjawab ’’luar biasa’’ dengan tangan mengepal. ’’Ah masih 30 persen. Sekali lagi,’’ ajak Andrie yang saat itu menjadi keynote speaker. ’’Luar biasa!’’ seru peserta. ’’Sekali lagi.’’ ’’Luar biasa.’’ ’’Tambah lagi’’. ’’Luar biasa’’. Suara gemuruh itu pun membuat auditorium serasa berguncang.

’’Puluhan tahun saya belajar Zen. Tapi yang sulit memang mempraktikkan,’’ Andrie mengawali uraiannya tentang ’’power of change your life’’. Menurut dia, Zen dapat membantu menemukan jawaban kebahagiaan dan kesuksesan sejati. Seyogyanya kita memahami darimana nilai kebahagiaan dan kesuksesan itu timbul.

’’Kita dapat menemukan kebahagiaan dan kesuksesan diri sendiri. Sehingga suatu kebahagiaan dan kesuksesan dimulai dari dalam, bukan dari luar,’’ kata Andrie yang disambut riuh tepuk tangan.

Penyampaiannya memang berapi-api. Gerakan paralingualnya mirip gaya kungfu. Sesekali menuliskan kata-kata inti dalam bahasa China di atas kertas. Diiringi musikalisasi Mandarin. Andrie memberikan motivasinya selama sekitar sepuluh menit.

Pembicara luar biasa berikutnya adalah Zen Master Allen Hou, bhiksu dari Los Angeles. Bhiksu yang sudah lebih dari 12 tahun mendalami berbagai sutra dan berguru ke berbagai guru besar ini mengajarkan tentang ’’Origin of Happiness & Success with Zen’’. Sebelum menguraikan apa itu Zen, biografi Hou dan silsilah Zen ditayangkan melalui flash animation. Sebagian lampu penerangan di auditorium dipadamkan.

Ada yang menarik ketika penayangan flash animation ini. Suara yang keluar terputus-putus. Terkadang tidak ada suara sama sekali. Setelah itu muncul suara agak memekakkah telinga. Sementara gambarnya tidak bergerak. Sesekali kedip-kedip. Dari awal penyampaian Andrie Wongso pun flash animation sedikit bermasalah. Begitu pula dengan mikrofonnya. Namun demikian, sang moderator, Ponijan Liaw MBA MPd, tetap bilang, ’’Luar biasa!’’ ’’Hari ini komputernya saking Zennya sampai jadi begini (ngadat). Luar biasa!’’ tukas sang moderator disambut ucapan ’’luar biasa’’ dari para peserta seminar.

Inti dari uraian Hou adalah kita dilarang merasa menjadi sukses. Sebab, kesuksesan adalah ilusi dari pikiran kita. ’’Jangan pernah merasa sukses. Selalu bekerja keras. Kebahagiaan ada di hati Anda. Kebahagiaan tidak pernah meninggalkan Anda,’’ kata Hou di akhir paparannya.

Sementara itu, Andrew Ho menyampaikan Highway to Success with Zen (Jalan Menuju Kesuksesan dengan Zen). ’’Rumus Pastinya 1237,’’ kata Andrew. Yang dimaksud 1237 adalah (1) Kunci: Pikiran. (2) Hukum: Hukum Sebab Akibat & Hukum Tidak Kekal. (3) Tahap: Ciptakan Masa Depanmu, Lakukan yang Terbaik, Impian Menjadi Kenyataan. (7) Langkah: Menciptakan Daftar Target, Menanamkan Dalam Pikiran bahwa Saya Pasti Bisa, Melakukan Afirmasi dan Visualisasi Target Secara Berulang-Ulang dan Melaksanakan Secara Aktif Seluruh Target Terencana, Sering Bersyukur dan Menikmati Proses, Memasrahkan Diri dan Hasil kepada Tuhan, dan Mengharapkan Hasil Akhir Optimal. Seminar yang dimulai pukul 13.00 ini berakhir hingga pukul 19.00. Meski berjam-jam mendengarkan motivasi, peserta seminar tetap antusias hingga acara berakhir. Pada kesempatan ini, Gede Prama, inspirator dan motivator, juga menjadi pembicara. Tema yang diangkatnya adalah ’’Liberating of Happiness with Zen’’.

’’Seminar ini bertujuan agar semua pihak dapat memperoleh manfaat untuk menelurkan semangat motivasi kerja yang tinggi, tahan terhadap segala cobaan, tantangan dan semakin tercambuk untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan secara positif,’’ ujar Mengky Mangarek, ketua pengurus Cetya Vajrayana Buddha Jakarta sekaligus panitia seminar. (*)

~ by ariyanto on 21 September 2007.

3 Responses to “Meraih Kesuksesan dengan Zen”

  1. Hi all!!

    What do you think about love? >:)

  2. Makna cinta bagi saya sederhana saja, yaitu ketika kita saling menyayangi, menghargai, dan menghormati siapa saja tanpa membeda-bedakan atas suku, agama, ras, golongan, kedudukan, jenis kelamin, dan bahkan orientasi seksual.

  3. Cinta itu esensi dari perwujudan sifat rahman dan rahim atau kasih dan sayang yang terjadi pada semua yang hidup, terjadi ketika proses memberi dan menerima terjalin secara tulus dan penuh pengertian. Bisa saja terjadi antara pria dan wanita, orang tua dan anak atau Tuhan dgn makhluknya.
    Cinta Tuhan adalah yang sempurna karena memberi tanpa pernah mengharap kembali dan menerima apapun dari makhluknya tanpa caci maki dlsb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: