Pijat Gratis di Changi

Oleh
Ariyanto

Dunia penerbangan masih harus banyak berbenah. Selain aspek keselamatan yang masih tambal sulam, kondisi bandara di sejumlah daerah masih belum memenuhi standar bandara internasional. Termasuk bandara Soekarno-Hatta. Padahal, bandara yang berlokasi di Tangerang, Banten, 20 Km ke arah barat Jakarta, itu menjadi harapan semua pihak. Apalagi jalur kereta api (KA) khusus bandara sedang dirintis.
Dua kawasan yang dibangun secara terpisah ini menempati lahan seluas 18 km2. Yakni terminal I untuk penerbangan domestik dan terminal II untuk penerbangan internasional. Dua terminal tersebut terbujur dan dipisahkan jalur taksi sepanjang 2.400 m.
Saat ini, kondisi bandara yang diarsiteki orang Prancis itu sudah sangat memprihatinkan. Pasalnya, bandara yang dioperasikan pada 1985 itu jauh dari standar internasional. Kawasan yang seharusnya steril, justru masih banyak dipenuhi orang yang tak berkepentingan. Para pedagang banyak memenuhi sejumlah sudut. Mereka dengan mudahnya menjajakan dagangannya di antara para penumpang. Dari penjual kacamata, pakaian dalam hingga makanan ringan sangat mudah ditemui di kawasan itu. Bandara tak ubahnya stasiun KA atau terminal bus.
Aspek kenyamanan, terutama kebersihan juga masih jauh dari harapan. Kondisinya kusam dan rest room juga tidak nyaman. Belum lagi kawasan parkir yang sudah mulai semrawut dan tidak tertib. Bahkan, satu-satunya bandara internasional di dunia yang menyediakan jasa ojek adalah Bandara Soekarno-Hatta.
Bagi sebagian orang, gelar semacam itu bisa jadi sebuah tamparan memalukan. Tapi kondisi tersebut dari hari ke hari tak banyak mengalami perubahan. Bukan hanya aspek kenyamanan, tapi keselamatan sering dipertaruhkan. Kenyamanan di bandara tak memuaskan, penerbangan selalu mengalami rasa waswas dan kekhawatiran. Kondisi tersebut mestinya harus menjadi perhatian semua pihak. Baik masyarakat pengguna layanan bandara dan penerbangan maupun pengelola bandara dan pemerintah.
Kondisi Bandara Soekarno-Hatta tampaknya masih jauh dari standar internasional. Indikasi sederhana adalah rasa ketidaknyamanan di bandara mulai masuk bandara hingga saat akan terbang.
Ketidaknyamanan di bandara itu terkait banyak hal. Salah satunya budaya orang Indonesia yang kurang memperhatikan masalah kebersihan. Rest room yang menjadi kawasan paling vital seolah tak mendapat perhatian serius. Padahal, sebagai bandara internasional, bandara Soekarno-Hatta menjadi perlintasan suluruh warga dunia.
Sebagai perbandingan, bandara di luar negeri hampir semuanya menstandarkan dengan ketetapan internasional. Yakni kebersihan, kenyamanan dan mengutamakan aspek keamanan. Tapi, lain halnya dengan Bandara Soekarno-Hatta. Tiga hal pokok tersebut terlihat sama sekali tidak digarap dengan baik.
Dibandingkan dengan bandara di negara tetangga, kondisi Bandara Soekarno-Hatta jauh ketinggalan. Di Bandara Changi International, Singapura, misalnya. Aspek kenyamanan, kebersihan, dan keamanan itu sudah tidak terkejar lagi. Jangankan bandara, secara keseluruhan negara Singapura memang sangat nyaman, bersih, dan aman. Tidak ada sampah berserakan maupun PKL. Negara itu juga paling rendah tingkat kriminalitasnya di dunia.
Kembali lagi ke Changi. Selain ketiga hal itu, sarana informasi juga sangat diperhatikan. Layar informasi yang ada di layar televisi berukuran besar. Penumpang yang berada di bandara dapat dengan mudah mengetahui setiap pesawat yang akan tiba dan akan terbang. Berikut dengan jam yang telah ditetapkan.
Selagi menunggu pesawat, saya bisa beristirahat di taman-taman yang disediakan. Pepohonan rindang dan kolam ikan dapat menyejukkan pandangan dan menghilangkan kepenatan. Menariknya lagi, di Changi saya dapat menggunakan layanan internet dan pijat gratis, baik yang disediakan di ruang tunggu maupun di boarding. (*)

*Terbit di Indo Pos 16 April 2007

~ by ariyanto on 19 April 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: